Menjajal Tarkam 15K

Berpose di Jalan Tulungagung sebelum kembali ke titik start Tarkam 15K

Hari Minggu lalu, saya bersepeda sendirian. Kebetulan suasana “PSBB is Back” kembali menghangat, jadi diurungkan dulu lah keinginan gowes bareng-bareng teman-teman. Tapi memang hampir satu minggu nggak gowes, betis gatel juga. Jadilah berbekal ijin istri, kita keluar rumah jam 05.40 untuk gowes solo. Tujuan kali ini adalah menjajal segment “Tarkam 15K” – salah satu segment populer road bikers di Jakarta.

Segmen Tarkam 15K ini merupakan rute segmen sejauh 15 km, yang dimulai dari Jalan Sudirman sebelum tanjakan Dukuh Atas. Dari sini rutenya: Jalan Sudirman > Jembatan Semanggi > Gatot Subroto arah Barat > Gedung DPR/MPR > belok kiri setelah Manggala Wanabhakti > belok kiri menuju Senayan > belok kiri Gedung TVRI > naik jembatan layang menuju Gatot Subroto arah Timur > belok di Jalan Rasuna Said (Kuningan) > finish sebelum puncak Jembatan Kuningan. Detilnya bisa dilihat di peta Strava di bawah ini:

Ternyata setelah saya menjajal rute ini, saya baru sadar mengapa Segmen Tarkam ini menjadi salah satu segmen favorit goweser road bike Jakarta:

Pertama, karena rute ini bebas lampu lalu lintas. Kebayang kan, kalau sedang ngebut mau kejar rekor, harus terhambat karena lampu merah menghadang. Seingat saya lampu merah di rute ini hanya di Jalan Pejompongan, tapi karena kita belok ke arah Senayan, maka pesepeda bisa langsung belok kiri walaupun lampu merah. Selepas itu rute ini melewati jalan-jalan protokol yang relatif bebas hambatan.

Kedua, rute Tarkam 15K ini dapat menjadi loop. Segmen berakhir di sebelum puncak jembatan Kuningan. Nah menjadi menarik karena kalau ada yang mau melakukan loop kedua atau ketiga, ternyata bisa dengan turun dari ujung jembatan, belok kiri untuk melewati Jalan Purworejo Menteng sejauh 500m. Di situ akan kembali ke Jalan Sudirman yang merupakan titik awal start segmen. Jadi sebentar tarik nafas, bisa langsung tancap lagi. Neat.

Pada percobaan pertama Tarkam 15K saya kemarin, saya mencatat waktu 28 menit 31 detik. Kecepatan rata-rata di 31.2 km per jam. Yah, namanya juga percobaan pertama. Masih jauh dari PR teman-teman yang sudah menekuni gowes bertahun-tahun, yang umumnya di bawah 20 menit.

Percobaan pertama di Tarkam 15K seperti tercatat di Strava

By the way, KOM (singkatan dari King of Mountain, yang artinya “pemegang rekor”) di rute ini adalah di 17 menit 12 detik! Kecepatan rata-ratanya berarti 52.1 km per jam. Ahahaha, jauh sekali ya dengan rekor saya.

Tapi tak mengapa, memang tidak bermimpi untuk bisa menjadi KOM. Target saya dalam jangka waktu dekat pun tidak muluk-muluk: mencatat PR di bawah 25 menit. Baru mungkin jangka panjang mungkin bisa menargetkan untuk di bawah 20 menit.

That needs a lot of practice, I’m sure. But maybe also new gears? Ahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s