Saat gowes tadi pagi di Jalan Layang Non Tol Antasari yang setiap minggu ada Car Free Day

Sembari mengayuh pedal sepeda road bike saya sepagian ini, saya berkontemplasi. Menimbang-nimbang aktifitas bersepeda naik sepeda lipat dengan road bike.

Keduanya menawarkan kenikmatan bersepeda yang berbeda. Coba kita tengok tipikal aktifitas goweser seli dan road bike:

Sepeda Lipat: “Gowes Rekreasi”

  • blusukan ke sudut-sudut kota, mencari spot instagramable
  • rata-rata jarak 20-40 km/sesi
  • kecepatan rata-rata di bawah 20 km/jam
  • stop cari sarapan atau ngopi, lanjut gowes lagi
  • sering stop untuk foto-foto
  • umumnya gowes santai berombongan
The Black Panther di Taman Monas

Road Bike: “Gowes Prestasi”

  • melaju di jalanan kota, mencari aspal mulus
  • rata-rata jarak 40-70 km/sesi
  • kecepatan rata-rata di atas 20 km/jam
  • stop untuk ngopi biasanya hanya di akhir gowes
  • kadang stop untuk foto juga sih, sekalian tarik nafas
  • gowes kenceng berpeloton demi rekor Strava. Tapi bisa gowes solo juga. Tetap demi rekor Strava 🤣

Hanya saja akhir-akhir ini beredar di medsos postingan Luna Maya yang mengaburkan perbedaan antara keduanya 😬

Jadi Anda kubu seli, road bike, atau Luna?

Di depan patung Pizza Guy, di pagi hari sebelum masuk Sudirman

Leave a Reply

Trending