Ujian Haji di Mina

Saya dengan tenda Mina dan Jamarat Tower di latar belakang

Tiga hari dua malam di Mina banyak memberi kita pelajaran.

Kalau sebelum ini ujian Haji lebih ke hablum minallah (menjaga hubungan dengan Allah). Konsistensi kita diuji untuk shalat lima waktu di Masjid. Tadarus Quran setiap saat. Melafalkan dzikir dan talbiyah. Menjalankan ibadah sunnah lain.

Sampai di Mina ujian Haji lebih banyak ke hablum minannas (menjaga hubungan sesama manusia).

Ujian kesabaran. Fasilitas turun dari hotel bintang lima ke tenda kaki lima.

Toilet mengantri sampai 40 menit. Menjaga emosi dan sanity karena rupa-rupa cara pemakaian dan kondisi (gak usah dijelasin yaa)

Begitu juga makan. Walaupun Alhamdulillah cukup melimpah, namun antrian panjang di hari yang panas kadang membuat enggan.

AC di siang hari gak terasa karena suhu luar 45-48. Sementara malam jadi kedinginan karena AC masih full power seperti seperti waktu siang. Belum lagi tidur kaki tidak bisa diluruskan karena sudah beradu kaki dengan teman penghuni lain.

Kalau kata Ustad mungkin lolos ujian di Mina inilah yang membuat hajinya mabrur 😊. Insya Allah aamiin.

Suasana perkemahan Mina dilihat dari Menara Jamarah

Leave a comment