MyWhoosh: Zwift Killer?

Pengalaman gowes dengan MyWhoosh hari ini

Sejak Zwift naik harga gila-gilaan, jadi cari alternatif gowes virtual yang lebih ringan di kantong.

Sempat kembali ke Rouvy beberapa saat. Tapi tertarik dengan fitur pro bono alias gratis dari MyWhoosh, saya coba hari ini.

Sudah setahun lebih sebetulnya sudah pernah download. Tapi MyWhoosh ini terkenal dengan size aplikasi dan database yang besar, jadi waktu itu pas mau dipake, kudu download puluhan GB, ya sudah akhirnya didiemin lagi.

Sampai hari ini. Fully updated dengan version app dan database terbaru, saya pake buat gowes pagi hari.

Dari ipengalaman singkat saya pagi ini, kesan pertama sangat positif. Dan sepertinya saya akan lebih sering pake MyWhoosh. Alasannya:

  1. Grafiknya keren. Avatar lebih terlihat realistik daripada Rouvy. Jauh lebih kece daripada Zwift. Virtual track dan surrounding landscapenya walaupun berbentuk kartun, tapi bagus banget.
  2. Graphic interfacenya elegan, jelas dan informatif. Semua terlihat jelas dengan font dan angka yang modern. Elevasi gradien, zona HR, speed, power, map pokoknya lengkap deh.
  3. Track universe yang semakin variatif dan kaya. Mulai dari Alula di Uni Emirat Arab (daerah asal app ini), California sampai universe fiktif ala Watopia-nya Zwift. Yang saya paling suka tapi adalah UCI track, yang berbentuk velodrome dan track khusus sepeda yang sangat mengasyikkan untuk latihan endurance.
  4. MyBunch 24×7. Nah ini mode yang bakalan saya paling sering pake. Terus terang dulu setia sama Zwift karena mode Group Ride nya dengan virtual robo pacer. Nah ini mirip-mirip begitu. Bedanya, pacer kita berbentuk tim satu peloton dengan power tertentu. Mulai dari 1,5 watt/kg sampai dengan 4,5. Tinggal pilih ikut peloton mana sesuai kemampuan, biar gak copot.
  5. Gratis. The best feature of all. Semoga akan terus gratis nggak tahu sampai kapan. Tapi moga-moga jadi semakin rame yang gowes di sini, jadi owner MyWhoosh bisa monetize dengan berbagai cara, jadi sustainability nya juga terjaga.

Itu dia alasan utama saya pakai MyWhoosh. Yang belum pernah nyobain, atau masih setia sama Zwift, boleh deh ditengok ☺️

Di dalam velodrome UCI, track favorit saya
MyBunch 24×7 – Fitur paling menarik buat saya di MyWhoosh

Leave a comment