Cerita dari Partai Semifinal di Saint Petersburg

Setelah partai perempatfinal di Nizhny, saya kembali berkesempatan menyaksikan partai Piala Dunia 2018, partai semifinal antara Perancis melawan Belgia. Kali ini, lagi-lagi saya menyaksikan tim ayam jantan, Les Blues, tampil sebagai pemenang dengan mengalahkan Belgia 1-0. Saya tidak perlu bercerita mengenai jalannya pertandingan, karena pasti sudah banyak yang memberitakan. Tapi ada beberapa kisah menarik dari…

Berawal dari Citarum, Terwujud di Nizhny Novgorod

Papa saya almarhum adalah penggemar bola. Sejak kecil Papa memperkenalkan saya dan abang saya, Mas Oyi, dengan olahraga ini. Saya masih ingat saat Papa membelikan sepatu bola pertama lengkap dengan kaos kaki panjangnya di Samarinda. Saya juga masih ingat kaos saya dan Mas Oyi bergambar sepakbola Perserikatan (liga Indonesia jaman dulu). Dan masih lekat dalam…

Football Carnival of World Peace

Taking these pictures while waiting for my delayed flight to Nizhny Novgorod. Love to see DOM airport becomes carnival of football. Football fans around the world gathers in sporting and peaceful spirit. Look at that Uruguay fans, he must have been very proud. And I once wondered, why that Argentinian fans is still here? Aren’t…

Mengejar Pertandingan ke Nizhny

Hari baru mulai beranjak pagi, namun Aya dan saya sudah harus kembali lagi ke Domodedovo Airport. Kali ini karena kami harus mengejar pertandingan perempat final Uruguay vs Perancis di Nizhny Novgorod. Elok dan Rafif terpaksa ditinggal, karena pada saat pembelian tiket pertandingan ini, yang tersisa hanya yang Kelas I, yang harganya lumayan. Tapi tak apalah,…

Saatnya Sepakbola Balik Kandang

Kalau ada tanda-tanda dari ‘Sepakbola Balik Kandang’ (terjemahan bebas dari “Football is Coming Home”), mungkin tadi malam kejadiannya. Untuk pertama kali dalam sejarah, Inggris berhasil menang dalam drama adu penalti di Piala Dunia. Hebatnya, hal ini dicapai dibawah asuhan Gareth Southgate, pelatih timnas Inggris yang seakan-akan menghapus mimpi buruknya sebagai pecundang penalti. 22 tahun lalu…