Arti Merdeka

Pagi ini lini masa dipenuhi semarak merah putih, dengan seruan “Merdeka!”, “Dirgahayu!”.

Tapi sempat juga saya baca di lini masa cuitan kalau “kita belum merdeka”. Berkaitan dengan tetap berlakunya PPKM, penerapan UU ITE yang kontroversial, ataupun pagebluk COVID.

Ada benarnya sih. Saya dan istri pun merasa belum “merdeka” sepenuhnya kalau hal ini. Masih menunggu vaksin kedua dan pandemi mereda, kami berolahraga berdua di rumah saja. Satu bersepeda, satu berlari di treadmill.

Tapi janganlah hal-hal yang relatif “kecil” seperti ini membuat kita tidak mensyukuri arti kemerdekaan yang sesungguhnya kita raih 76 tahun lalu.

Tengok rakyat Afghanistan yang kini sedang berada dalam kekalutan. Mungkin bagi pihak Taliban ini adalah awal kemerdekaan. Namun bagi banyak rakyat Afghanistan, khususnya kaum wanita, banyak yang melihat ini awal sirnanya kemerdekaan mereka.

Alhamdulillah nasib kita masih jauh lebih baik dari saudara kita di Afghanistan. Semoga Allah melindungi mereka yang tertindas, dan kita semua.

Dirgahayu Republik Indonesia ke 76! Merdeka! 🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s