Top Scorer Piala Dunia: Dari Fontaine sampai Klose

Selain gelar Pemain Terbaik yang sudah saya bahas di tulisan sebelumnya, gelar Top Scorer (pencetak gol terbanyak) juga merupakan gelar prestisius yang tercatat sepanjang masa.

Just Fontaine, peraih gelar top scorer di Piala Dunia tahun 1958, sampai sekarang namanya masih abadi sebagai pencetak gol terbanyak di dalam satu perhelatan Piala Dunia. Fontaine mencetak 13 gol pada Piala Dunia di Swedia itu.

Suatu rekor yang tampaknya hampil mustahil dilampaui, mengingat dalam 36 tahun terakhir, top scorer Piala Dunia hanya mampu mencetak maksimal 5-6 gol. Pengecualian hanya untuk Ronaldo (Brazil), yang sukses menjaringkan 8 gol yang mengantarkannya sebagai top scorer, pemain terbaik dan juga Juara Dunia (lihat tabel)

Namun demikian, pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia, ternyata bukan dipegang oleh Fontaine ataupun Ronaldo. Gelar tersebut saat ini dipegang oleh Miroslav Klose, dari Jerman. Total dalam empat kali kepesertaannya di Piala Dunia, Klose mencetak 16 gol, memecahkan rekor 15 gol milik Ronaldo yang dipegangnya sejak Piala Dunia 2006. (Lihat tabel)

Ironisnya rekor tersebut pecah saat Klose mencetak gol kedua Jerman, kala Jerman menghancurkan tuan rumah Brazil 7-1 di partai semi final Piala Dunia Brazil empat tahun lalu. Lebih buruk lagi, Ronaldo, sang pemegang rekor sebelumnya yang juga dari Brazil, ikut menyaksikan tragedi tersebut dari tribun penonton. Lengkap sudah kesedihan warga Brazil.

Miroslav Klose, sejatinya bukan termasuk pemain elit dunia. Karirnya yang dimulai dari klub Kaiserslautern di tahun 1999 bisa dibilang bukan karir yang gemerlap. Walaupun pernah menjadi top scorer Bundesliga bersama Werder Bremen, Klose pun jarang disejajarkan dengan deretan penyerang kelas dunia di masanya, seperti Ronaldo, Thierry Henry ataupun Gabriel Batistuta. Bahkan di Tim Panser pun, nama Klose agak “terpinggirkan” dibandingkan kebintang seorang Oliver Kahn, Michael Ballack atau Bastian Schweinsteiger.

Tapi entah kenapa, yang jelas dalam setiap laga di major international tournaments seperti Piala Dunia ataupun Piala Eropa, Klose selalu tampil cemerlang dan menjadi andalan Jerman di lini depan. Sejak pertama kali tampil di Piala Dunia 2002, Klose tidak pernah absen mencetak gol di ajang turnamen internasional. Total Klose mencetak 19 gol di dua turnament tersebut sampai akhirnya Klose mengundurkan diri dari sepakbola internasional di tahun 2016. Ia mundur dengan 137 caps dan 71 gol bagi Jerman. Suatu pencapaian yang fenomenal untuk seorang pemain yang dipandang “biasa” oleh banyak pelatih ataupun wartawan sepak bola (termasuk saya hehehe).

Kini dengan pensiunnya Klose, satu-satunya pemain sepakbola aktif yang saat ini mungkin untuk memecahkan rekor Klose adalah, lagi-lagi, seorang Jerman: Thomas Muller.

Saat ini Muller sudah mencetak 10 gol dari 2 kali keikutsertaannya di Piala Dunia 2014 dan 2010, saat ia menjadi top scorer bersama Diego Forlan dan David Silva. Yang menguntungkan dari sisi penyerang Bayern Munchen ini, ia masih berusia 28 tahun. Dan kemungkinan besar akan terpilih masuk dalam tim inti Jerman. Kendati memang saat ini bukan lagi selalu menjadi pilihan utama di Munchen, namun versatilitasnya sebagai striker tunggal ataupun penyerang lubang cukup menjanjikan tempat untuk dipasang nanti di Russia. Dan jangan lupa, empat tahun lagi di Qatar, Muller masih berusia 32 tahun. Secara teori, ia masih bisa terpilih untuk membela tim nasional Jerman, sekaligus meningkatkan peluang menambah pundi-pundi golnya. Dapatkah ia mengikuti langkah Klose untuk memecahkan rekor ini?

2 thoughts on “Top Scorer Piala Dunia: Dari Fontaine sampai Klose

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s