Juara Monthly Lagi di PGPM!

PGPM Monthly Tournament bulan Juni 2026 di Sentul Highland

Perkumpulan Golf Prasetiya Mulya (PGPM) adalah salah satu klub golf yang saya menjadi anggota. Klub golf ini rajin menyelenggarakan monthly tournament. Anggotanya ada 130 orang lebih, dan semakin bertambah, karena ternyata golf sekarang menarik perhatian dari generasi muda.

Karena merupakan klub golf yang rutin menyelenggarakan turnamen, di PGPM ini handicap kita dicatat secara serius. Berdasarkan dari skor yang kita catat di setiap turnamen.

Oleh karenanya tidak gampang untuk menang di Monthly Tournament PGPM. Kita harus benar-benar main bagus baru bisa naik panggung. Apalagi kalau seperti Monthly bulan ini yang pesertanya cukup banyak, yakni 65 pemain.

Handicap saya di PGPM tercatat 14. Masuk Flight B. Untuk ada harapan menang saya harus main under par. Berarti main di bawah 86.

And that’s exactly what I did.

Mengawali Round dengan Baik

Bermain mulai dari Hole 13, saya mengawali round dengan baik. Mendapatkan Par, hasil chipping yang bagus dari luar green. Padahal tee off pertama saya menjulang tinggi di angkasa. Hahaha.

Di hole berikutnya, Hole 14, saya juga bisa dapat Par, berbekal putting dari jarak jauh.

Mengawali pertandingan dengan baik, tidak salah kalau saya merasa “wah mungkin ini hari saya”. Maklum sudah lama juga tidak naik panggung. Selalu ada kesalahan dan kecelakaan yang merusak skor di hari pertandingan.

Dan ternyata memang itu yang terjadi.

Di Hole 15, walaupun sukses mendaratkan bola di Green, hasilnya: on bodo. Alias tiga putt saja. Menggagalkan threepeat pars di awal permainan. That would be awesome.

Dan “Kecelakaan” pun Datang…

Belum selesai dengan kekecewaan tersebut, di hole berikutnya, pukulan tee off saya sedikit melenceng ke kiri. Dengan kondisi fairway yang keras dan kering, serta tipikal bola saya yang memang banyak rolling, bola saya bergulir masuk ke danau di sebelah kiri fairway. Ouch. Penalty. Dan percaya atau tidak, pukulan saya berikutnya kembali masuk air. Penalty lagi. Double bogey.

Untungnya saya dapat segera bounce back di Hole 17. Saya bisa mencatatkan birdie berkat pukulan cemerlang dari tee off dan chipping dari jarak 50 meter yang mendarat dekat lubang.

Terus terang pukulan Driver saya memang hari ini cukup solid. When you constantly put your ball in fairway, golf is much easier game.

Namun hal tersebut tidak menghindari dari kembali terjadinya kecelakaan. Di Par 5 Hole 3, saat saya sukses me-lay up bola di jarak 100 meter dari hole, I hit a bit thinned shot, yang membuat bola saya masuk ke bunker di belakang green. Posisinya susah pula. Yang membuat saya harus sampai 3 kali memukul untuk bisa keluar dari bunker. Triple bogey. Sakhit. Di saat ini saya merasa kalau harapan saya naik panggung punah.

Beberapa pukulan saya di PGPM Monthly Tournament Juni 2026. Termasuk “On Bodo” di Hole 15, dan my best approach shot di Hole 18.

Nasib Berkata Lain..

Tapi ternyata nasib berkata lain. Di hole berikutnya, Hole 4 yang merupakan hole Handicap Index 1 di Sentul Highland, tanpa disangka saya sukses mendapatkan Par. Padahal sepanjang sejarah, jarang sekali saya mencatat Par di hole susah ini. Hal ini memperbaiki mood saya, dan dengan demikian konsistensi pukulan saya pun tetap terjaga. Walaupun masih ada skor double bogey di satu hole, tapi selain itu saya tetap terus mencatatkan par demi par.

Satu pukulan terbaik saya di hari ini adalah approach shot di Hole 18. Setelah memukul Driver dengan sempurna, saya berada 110 meter dari Green. Masalahnya adalah saya berdiri pada bidang tanah yang miring. It was a downslope. Jadi saya harus menyesuaikan bahu dan stance saya untuk menghadapi lahan miring tersebut. Setelah memikirkan dengan cermat tentang bagaimana saya melakukan swing mengingat kondisi lapangan tersebut, saya akhirnya berhasil memukul dengan sangat bagus. Bola saya terbang ke Green dan mendarat mulus sekitar 10 meter dari lubang. Dua putt kemudian, saya mencatat Par.

Dan ternyata pukulan terbaik tersebut membawa saya pada performa yang konsisten. Saya berhasil mencatat empat par berturut-turut di empat hole terakhir . Saya pun menutup pertandingan dengan skor 84, atau 2 di bawah par.

Skor tersebut cukup membawa saya untuk naik panggung sebagai Best Nett 1 di Flight B. Alhamdulillah.

Semoga saya bisa mempertahankan performa dengan menjuarai Monthly PGPM berikutnya. Semoga tidak dalam waktu terlalu lama 😉

Kembali naik panggung

Leave a comment