Merayakan Keteguhan Tekad Manusia di Asian Para Games

“Kali ini aku nggak ikut nonton ya, ada rasa iba sekaligus takut”

“Iya, nontonnya nggak bikin happy..”

Demikian percakapan beberapa teman di salah satu WA Group yang kuikuti. Mereka mengomentari fotoku bersama teman-teman kantor yang kukirim dari GBK saat menyaksikan pertandingan Asian Para Games malam ini.

Tak salah memang merasa seperti itu. Awalnya aku pun ada kecenderungan berperasaan yang sama.

Tapi malam ini perasaan itu mendadak hilang sama sekali. Apa pasal?

Saat pertama kali masuk ke dalam tribun GBK malam ini, pemandangan pertama yang kulihat adalah wajah seorang pelari Indonesia yang baru saja menyelesaikan lomba.

Wajahnya sumringah. Ia melompat-lompat di samping sang pendamping lari (Guide), diiringi sorak sorai penonton mengelu-elukan sang atlit.

Rupanya ia baru saja meraih medali perak dalam nomor 100m putra kelas T11 (tuna netra).

Sambil membawa bendera merah putih, ia dituntun berlari mendekati tribun penonton. Sorak sorai penonton semakin nyaring. Teriakan “Indonesia!” berkali-kali membahana.

Walau dia tak bisa melihat, saya yakin dia mendengar kita. Dia merasakan dukungan pengunjung GBK. Jelas terpancar wajah gembira. Wajah kemenangan.

Kita pun ikut gembira, ikut larut merayakan keberhasilannya. Tak ada lagi perasaan iba. Yang ada hanyalah rasa kagum dan bangga.

Tanpa penglihatan, sang atlit bisa meneguhkan tekad untuk berlatih bertahun-tahun. Upaya kerasnya berujung prestasi. Ia telah membawa harum nama bangsa ini.

Lha kita? Bisa apa?

Kalau ada yang perlu dikasihani, sepertinya bukan mereka.

Tapi kita, yang belum-belum sudah minim usaha. Yang kadang merengek manja atas ‘keterbatasan’ yang kita rasa. Yang miskin prestasi dan cenderung menyalahkan yang di luar sana. Ya, kita.

Selayaknya lah kita terinspirasi oleh mereka. Inspirasi dan semangat para difabel Asia.

Rombongan HR HSBC di depan GBK yang megah

Catatan akhir: Asian Para Games masih berlangsung sampai tanggal 13 Oktober. Dengan tiket seharga Rp 25.000 per event, atau Rp 100.000 untuk tiket terusan per hari, Anda bisa ikut mendukung, merayakan keberhasilan mereka, sambil terinspirasi oleh perjuangan para atlit difabel ini.

  • Cek jadwal pertandingannya di sini
  • Dan beli tiketnya secara online di sini

Berikut cerita lengkap dari keseruan ini tadi:

Pulang tenggo, beramai-ramai naik mobil ke GBK
Cauldron Bilah Nusantara kembali menyala untuk Para Asian Games 2018
Suasana GBK lumayan meriah malam ini menyaksikan cabang olah raga atletik
Kegembiraan kontingen HR HSBC menyaksikan para atlit difabel beraksi
Suasana lomba di lintasan atletik, dan tiga srikandi Indonesia yang menyapu bersih lomba lari 100m kategori T13
Terima kasih Asian Para Games!

4 Comments Add yours

    1. ibenimages says:

      Terima kasih apresiasinya 🙏🏼🙏🏼

  1. produsenalatolahraga says:

    Toppp lah pokonya

  2. matraskaratemurah says:

    Bangga liatnyaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s